PUISI : ANAK KOLONG JEMBATAN
THOBI YEVERSON A ORA
Senja melingkari sudut ibukota
Lima bocah duduk di bawah teduhnya beton
jalan
Sekedar mengusir lelah
Sekedar mencabut payah
Mereka membakar kretek yang terselip pada
telinga
Kretek dihisap, cerita dimulai
Bercerita layaknya pahlawan,
Bercerita layaknya orangtua
Cerita tak jauh dari tindak dosa yang
mereka lakoni
Mereka bangga akan dosa
Dosa untuk menyambung hidup
Tidak membuat dosa, berarti tidak makan
hari ini
Karena Kebaikan dan agama tidak akan membuat mereka kenyang
Tak mereka bicarakan masa depan,
Hidup hanya untuk hari ini,
Persetan dengan besok
Tidak ada harapan,
Tidak ada cita-cita
Semua terkubur menjadi puing
Semua terkubur menjadi abu
Dibawah kolong jembatan ini
Tanjung Priok, 10 Agustus 2015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar