Jumat, 06 November 2015



PUISI : ANAK KOLONG JEMBATAN
THOBI YEVERSON A ORA

Senja melingkari sudut ibukota
Lima bocah duduk di bawah teduhnya beton jalan
Sekedar mengusir lelah
Sekedar mencabut payah

Mereka membakar kretek yang terselip pada telinga
Kretek dihisap,  cerita dimulai
Bercerita layaknya pahlawan,
Bercerita layaknya orangtua

Cerita tak jauh dari tindak dosa yang mereka lakoni
Mereka bangga akan dosa
Dosa untuk menyambung hidup
Tidak membuat dosa, berarti tidak makan hari ini
Karena Kebaikan dan agama tidak  akan membuat mereka kenyang

 
Tak mereka bicarakan masa depan,
Hidup hanya untuk hari ini,
Persetan dengan besok
Tidak ada harapan,
Tidak ada cita-cita
Semua terkubur menjadi puing
Semua terkubur menjadi abu
Dibawah kolong jembatan ini



Tanjung Priok, 10 Agustus 2015
 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar