Puisi : IRAMA KAUM PERINDU
THOBI YEVERSON A ORA
Kata Pemazmur, cinta adalah segerombolan
petaka yang berjuang mencari tuannya.
Kata Pendosa, cinta adalah petuah-petuah
nabi yang belum dikitabkan
Layaknya pemazmur yang rindu berdosa, dan
Pendosa yang rindu bermazmur
Begitulah kau menangisi rindu tujuh kali
dalam sehari
Kusarankan,
Kau membaca puisi, agar tidak melulu
bertekuk lutut pada sedu syahdu
Dirimu lara haru yang sedang berjuang
mencari segumpal senyum dalam bangkai waktu,
Waktu pun enggan muncul, Karena dia sedang
minum kopi dirumah tak berpintu.
Begitupun kangenmu, sudah buntu.
Sudahlah, jangan lagi kau cari aku
Aku sedang bernyanyi sepi pada pupil matamu
Tanjung Priok, 04 Oktober 2015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar