Sabtu, 07 November 2015





Puisi : IRAMA KAUM PERINDU
THOBI YEVERSON A ORA

Kata Pemazmur, cinta adalah segerombolan petaka yang berjuang mencari tuannya.
Kata Pendosa, cinta adalah petuah-petuah nabi yang belum dikitabkan
Layaknya pemazmur yang rindu berdosa, dan
Pendosa yang rindu bermazmur
Begitulah kau menangisi rindu tujuh kali dalam sehari

Kusarankan,
Kau membaca puisi, agar tidak melulu bertekuk lutut pada sedu syahdu


Dirimu lara haru yang sedang berjuang mencari segumpal senyum dalam bangkai waktu,
Waktu pun enggan muncul, Karena dia sedang minum kopi dirumah tak berpintu.
Begitupun kangenmu, sudah buntu.
Sudahlah, jangan lagi kau cari aku
Aku sedang bernyanyi  sepi pada pupil matamu

Tanjung Priok, 04 Oktober 2015

Tidak ada komentar:

Posting Komentar